Menu Portal

Mahasiswa KKN Universitas Almarisah Madani Makassar Paparkan Program Kerja di Desa Manyampa, Fokus Tingkatkan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Mahasiswa KKN Universitas Almarisah Madani Makassar Paparkan Program Kerja di Desa Manyampa, Fokus Tingkatkan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Infokom PPDI Bulukumba – MANYAMPA. Semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa kembali menguat di Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, melalui pelaksanaan Seminar Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan III Universitas Almarisah Madani Makassar Posko 16, yang digelar pada Selasa (21/7/2026) di Aula Kantor Desa Manyampa.

Seminar yang dimulai pukul 13.00 WITA tersebut menjadi langkah awal pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus forum untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan riil desa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemaparan rencana kerja, tetapi juga ruang diskusi yang melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, lembaga kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat agar setiap program dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Pelaksanaan seminar mengacu pada dokumen resmi Seminar Program Kerja KKN Posko 16 Universitas Almarisah Madani Makassar.

Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Manyampa Abbas Madda, Ketua BPD Desa Manyampa, Perwakilan Puskesmas Manyampa, Perwakilan TP PKK Desa Manyampa, Perangkat Desa, Ketua RT/RW, kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta Dosen Pendamping Wilayah Universitas Almarisah Madani Makassar, Dr. apt. Budiman Yasir, S.Si.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian mahasiswa selama berada di Desa Manyampa.

Dalam agenda seminar, Koordinator Desa (Kordes) Posko 16, Marwatulillah, menyampaikan laporan sekaligus mempresentasikan seluruh program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN.

Ia menjelaskan bahwa penyusunan program dilakukan berdasarkan hasil observasi lapangan, potensi desa, serta kebutuhan masyarakat yang telah diidentifikasi sebelum pelaksanaan seminar.

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa berharap setiap kegiatan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Program kerja wajib yang dipaparkan meliputi:

  • Riset Kesehatan Masyarakat.
  • Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
  • Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
  • Pendampingan Swamedikasi.
  • Penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar).
  • Edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, mahasiswa juga menyiapkan sejumlah program tambahan, antara lain:

  • Kerja bakti membersihkan masjid.
  • Sosialisasi penyakit menular.
  • Senam sehat bersama masyarakat.

"Harapan kami, seluruh program ini dapat terlaksana dengan dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas," ujar Marwatulillah.

Kepala Desa Manyampa Abbas Madda menyampaikan apresiasi kepada Universitas Almarisah Madani Makassar yang kembali mempercayakan Desa Manyampa sebagai lokasi pelaksanaan KKN Angkatan III.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa bukan hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu membawa inovasi dan semangat baru bagi pembangunan desa.

"Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Pemerintah Desa siap mendukung seluruh program yang telah dirancang selama pelaksanaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, menjaga etika, serta meninggalkan ilmu dan pengalaman yang dapat terus dirasakan setelah KKN berakhir," ujar Abbas Madda.

Ia menambahkan bahwa berbagai program yang berfokus pada kesehatan masyarakat, seperti PHBS, TOGA, edukasi penggunaan obat yang benar, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba, sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Manyampa saat ini.

Ketua BPD Desa Manyampa Andi Arwin Afandi juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN Posko 16.

Menurutnya, keberhasilan seluruh program tidak hanya bergantung pada mahasiswa, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah desa, lembaga desa, serta masyarakat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung setiap kegiatan mahasiswa KKN. Semoga seluruh program dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Manyampa." kata A. Arwin Afandi

Sementara itu, Dosen Pendamping Wilayah Universitas Almarisah Madani Makassar, Dr. apt. Budiman Yasir, S.Si., menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap seluruh mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui kegiatan yang solutif, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Menurutnya, keberhasilan KKN bukan hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata serta membangun hubungan yang baik antara mahasiswa dan masyarakat.

Dengan terlaksananya seminar program kerja ini, seluruh rangkaian kegiatan KKN Posko 16 resmi dimulai. Pemerintah Desa Manyampa berharap sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga seluruh program yang telah dirancang mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat Desa Manyampa.

Bagikan Berita Ini:

Lokasi Kantor