Menu Portal

DPMD Bulukumba Gelar Seleksi Perangkat Desa 2026, 61 Peserta Berebut Formasi Strategis di 19 Desa

DPMD Bulukumba Gelar Seleksi Perangkat Desa 2026, 61 Peserta Berebut Formasi Strategis di 19 Desa

Infokom PPDI Bulukumba - BULUKUMBA. Suasana Ballroom Gedung Pinisi Lantai 4 Kabupaten Bulukumba tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu, 21 Mei 2026. Sejak pagi hari, puluhan peserta dari berbagai desa mulai berdatangan dengan wajah penuh harap. Mereka hadir membawa satu tujuan yang sama: mengikuti ujian tertulis seleksi calon perangkat desa yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba.

Sebanyak 61 peserta tercatat mengikuti proses seleksi yang berasal dari 19 desa di enam kecamatan berbeda di Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam memperkuat kualitas aparatur pemerintahan desa melalui proses rekrutmen yang objektif, profesional, dan transparan.

Adapun desa yang mengikuti seleksi meliputi Desa Padang, Bontomasila, Batang, Pakubalaho, Tamalanrea, Caramming, Bontorannu, Mattoanging, Tambangan, Bulo-Bulo, Tibona, Barugae, Balangtaroang, Bijawang, Manyampa, Lonrong, Bulolohe, Batukaropa, dan Karama.

Dalam seleksi kali ini, formasi jabatan yang diperebutkan cukup beragam. Mulai dari Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), hingga Kepala Dusun (Kadus), seluruh posisi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemerintah desa.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dengan pengawasan langsung dari tim DPMD Kabupaten Bulukumba. Para peserta tampak serius mengerjakan soal demi soal yang menjadi bagian dari tahapan penjaringan perangkat desa.

Atmosfer kompetitif begitu terasa di ruang ujian. Beberapa peserta bahkan mengaku telah mempersiapkan diri sejak jauh hari karena seleksi perangkat desa dianggap sebagai kesempatan besar untuk mengabdi kepada masyarakat sekaligus berkontribusi dalam pembangunan desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Kabupaten Bulukumba, Andi Rifad Muslimin, S.STP, menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini bukan sekadar proses administratif, tetapi bagian dari upaya menghadirkan sumber daya aparatur desa yang berkualitas.

“Melalui proses seleksi ini, kami berharap dapat melahirkan perangkat desa yang profesional, memiliki kompetensi, serta mampu menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat dengan baik di desa masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan ketat agar mampu menghasilkan peserta terbaik sesuai kebutuhan pemerintah desa.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa reformasi tata kelola pemerintahan desa kini semakin diarahkan pada sistem merit dan kompetensi. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa perangkat desa yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kemampuan administrasi, pelayanan publik, serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat desa.

Pelaksanaan seleksi perangkat desa ini juga dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Bulukumba. Aparatur desa memiliki posisi strategis karena menjadi garda terdepan pelayanan publik di tingkat desa.

Di tengah tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin dinamis, perangkat desa dituntut tidak hanya memahami administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi pelayanan, transparansi anggaran, hingga mendukung pembangunan berbasis kebutuhan warga.

Karena itu, proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa menjadi tahap krusial yang menentukan kualitas pelayanan publik di desa dalam beberapa tahun ke depan.

DPMD Bulukumba sendiri menaruh perhatian besar terhadap kualitas aparatur desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pemerintahan desa, terutama dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Sejak registrasi dibuka pada pagi hari, peserta terlihat antusias mengikuti seluruh tahapan seleksi. Sebagian datang lebih awal untuk mempersiapkan diri dan memastikan seluruh administrasi telah lengkap.

Beberapa peserta mengaku termotivasi mengikuti seleksi karena ingin ikut membangun desa melalui pelayanan pemerintahan yang lebih baik. Semangat pengabdian itulah yang menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan ujian tahun ini.

Kehadiran peserta dari berbagai desa juga menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap posisi perangkat desa yang kini semakin dipandang sebagai profesi strategis dalam pembangunan daerah berbasis desa.

Melalui seleksi ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap perangkat desa yang nantinya terpilih mampu bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, aparatur desa diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan kompetitif, DPMD Bulukumba optimistis akan lahir perangkat desa yang tidak hanya cakap secara administrasi, tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam menciptakan pemerintahan desa yang lebih modern, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bulukumba merupakan instansi pemerintah daerah yang bertugas meningkatkan kualitas pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan tata kelola desa di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. DPMD Bulukumba aktif melaksanakan pembinaan aparatur desa, seleksi perangkat desa, dan pengembangan kapasitas pemerintahan desa berbasis pelayanan publik profesional.

Bagikan Berita Ini:

Lokasi Kantor